Indonesia Di seret seret masuk dalam Perang ini

SURIAH JADI PERANG DUNIA KE 3

Serangan rudal tomahawk yang dilancarkan Amerika Serikat ke Suriah langsung memunculkan banyak wacana mengerikan. Salah satunya, tentu saja kemungkinan terjadinya Peran Dunia ke-3. Pasalnya, serangan yang dilakukan Amerika Serikat, bertentangan dengan kebijakan negara adikuasa lain, yakni Rusia. Rusia, memang dikenal melindungi rezim Bashar al-Assad. Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahkan menyebut, isu serangan senjata kimia yang dijadikan latar belakang Donald Trump untuk menyerang Suriah, hanya mengada-ada dan harus dibuktikan.

Nah, yang menarik, koran Amerika Serikat, USA Today, mulai mengelompokkan negara berdasarkan blok. Secara mengejutkan, USA Today menyeret-nyeret Indonesia. Mereka membuat daftar negara dan membaginya ke 2 kelompok. Kelompok tersebut adalah mereka yang mendukung langkah Donald Trump membom Suriah, dan sebaliknya, mereka yang menentang serangan AS ke Suriah

Kelompok pertama, yakni blok AS, dihuni oleh Australia, Kanada, Perancis, Jerman, Israel, Italia, Jepang, Yordania, Selandia Baru, Polandia, Arab Saudi, Spanyol, Turki, UEA, Inggris.

Sementara, kelompk kedua, berisi lebih sedikit negara. USA Today memasukkan Rusia, China, Indonesia, Iran, dan Suriah. Tak jelas apa dasar USA Today memasukkan Indonesia ke dalam blok ini.

China sendiri sudah memuuskan untuk bersikap netral. Jubir Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, mendesak agar PBB melakukan investigasi terkait benarkah ada serangan senjata kimia di Suriah. China mendesak dua pihak untuk meredam aksi terkait krisis Suriah,” kata Hua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s