CERITA DEWASA 18+

CERITA DEWASA 18+

Aqu terlahir dari sebuah keluarga besar, dgn dua orang Ibu dan 6 orang anak. Bapak aqu beristri lagi waktu aqu berumur 2 tahun dan Ibu sakit sakitan. Umur 10 tahun bapak meninggal, dan Ibu tiri pindah dgn anak anak nya. Dari sinilah semua kehidupan aqu berawal! Dari Ibu aqu kandung, terlahir 3 orang anak, aqu yg paling kecil. Waktu bapak meninggal, aqu berumur 10 tahun, namun kedua kakak aqu sudah besar besar. Jadi pas aqu umur 12 tahun, 2 kakak

aqu sudah pindah dan berkeluarga.

Tinggallah aqu sendirian dirumah peninggalan orang tua. Kakak aqu tinggal tak jauh dari rumah

pokok, jadi.. itu sebabnya aqu juga meski baru berumur 12 tahun dibiarkan tinggal sendirian

dirumah warisan dgn pengawasan mereka. Satu waktu aqu juga bahkan dikasih pembantu lelaki yg bertugas mengurus dan membersihkan rumah sekaligus menemani aqu dirumah, karena aqu sering taqut kalo malam sendirian. Pembantu lelaki ini masih muda, 15 tahun, dia tak sekolah karena keluarganya tak mampu. Keluarga dia juga cuma punya rumah kecil dan anaknya banyak, jadi orang tua mereka senang kalo pembantu aqu tidur dirumah. Bahkan seringkali juga saudara saudara pembantu aqu ikut bantu bantu dirumah aqu dan tidur disana pula.

Sebagai anak yg kurang pengawasan karena tak ada orang tua dan kakak sibuk dgn suaminya, aqu

termasuk anak yg bebas lepas. Meski.. termasuk masih dalam kontrol karena pendidikan dasar yg

kuat dari orang tua sebelumnya, namun.. sejak umur 12 tahun aqu sudah mencari cari dan mencoba

coba segala hal yg berhubungan dgn sex. Buku buku dewasa picisan aqu koleksi, bantal dan guling yg akhirnya jadi korban. Penuh flex flex noda gairah belia aqu. Namun pada akhirnya, bantal dan guling saja tak cukup. Aqu mulai nakal dgn suka mengintip pemuda pemuda mandi, atau kencing waktu malam hari.

Kemaluan! pada umur itu aqu sudah mulai melihat dan mengerti lekuk lekuknya dari mengintip.

lama lama aqu tak tahan. Satu malam, hujan deras dan kencang. Aqu taqut dgn suara gemuruhnya,

akhirnya, aqu nekat ke kamar pembantu tanggung lelaki aqu. Dia tak marah dan tak bereaksi. Cuma

memeluk aqu dan kembali tertidur. Sejak waktu itu aqu tak bisa lagi tidur sendirian, pembantu lelaki aqu aqu ajak tidur dikamar aqu, dan ia nurut. Satu malam, waktu sedang tidur, pembantu aqu memeluk aqu erat sekali dari belakang. Leher belakang aqu diciumi dgn kencang, nafasnya menderu deru keras sekali. Panas, dan penuh gairah tiba tiba sekujur tubuh aqu.

Aqu tak tahu benar apa yg terjadi, namun aqu suka dan yakin, inilah yg aqu tunggu tunggu!

Pembantu aqu menggoyg goygkan pinggangnya dan menekan nekan bagian kemaluannya ke

bongkahan bokong aqu dari belakang. Panas dan enak. terasa benar ada benda keras disana. Dgn

menahan perasaan, aqu arahkan tangan aqu ke arah kemaluannya yg keras. Terasa lebih panas dan

enak lagi. Cuma aqu heran, kemaluannya yg keras terasa besar sekali ditangan aqu. Sebelumnya aqu

pernah mengintipnya waktu dia mandi, dan kemaluannya tak keras dan tak sebesar ini.

Penasaran, aqu masukan tangan aqu kedalam celananya. Tersentuhlah ia oleh tangan telanjangku!

Oh Tuhan! terasa panas dan enak sekali! Entahlah, tiba tiba badanku menggigil. Aqu ingin

mendekapnya. Aqu ingin menciumnya. Oh, badanku mencair. Lubang bawahku menganga panas dan

terasa kosong. Mulutku meleleh dan ingin mengunyah kemaluannya. Namun aqu malu dan tak tahu

harus bagaimana?!

Pembantu lelakiku berinisiatif sendiri. Ia buka resluiting celananya dan ia pelorotkan celana

dalamnya. Bebaslah kemaluan tegak dan kerasnya kearah bongkahan bokongku. Aqu masih

membelakanginya waktu itu, aqu malu untuk berputar meskipun tanganku sudah menggenggam

erat kemaluannya dan tak ingin aqu lepaskan lagi.

Ia mulai menerjang nerjangkan kemaluannya digenggamanku agar tanganku terasa mengocok

kemaluannya. Oleh karena terjangannya yg keras, ujung kemaluannya yg tak tergenggam oleh

tanganku menerjang nerjang belahan bokongku. meski aqu masih tertutup celana, namun panas

kemaluannya terasa sekali di kulit belakangku. Tanpa sadar, aqu menyingsingkan kain yg menutup

kulitku dan melepas celanaqu.

Menyadari sekarang bahwa aqu juga lepas dan tak terkendali, pembantu lelakiku mnggeser

tubuhnya kearahku dan dgn terus menerjang nerjang ke tubuh belakangku tangannya kini

memelukku kuat. Oh, hangat dan enak sekali. Aqu melambung di langit ketujuh. Dan aqu mencapai

langit kesembilan ketika mulutnya juga sibuk mencium dan melumat lumat leherku dari belakang.

Kemaluannya terasa basah dan licin sekarang, mungkin itu cairan pelumasnya meleleh. Kepala

kemaluannya terasa panas, keras, dan licin menggaruk garuk lobangku dari belakang. lobangku

terasa panas dan menganga. Entah bagaimana, aqu lebih membungkukan badanku kearahnya dan

bokongku semakin menempel kearah kemaluannya.

Terjangan terjangan kemaluannya kini sudah mulai menyenggol nyenggol lobang duburku. Ohh,

terasa panas dan nikmat sekali. lobang duburku gatal dan basah, ingin dimasuki dan disumpal.

Pembantu lelakiku seakan megerti keinginanku. Tanganku yg menggenggam kemaluannya diusirnya

dan ia genggam kemaluannya sendiri dan diarahkan ke arah lobang belakangku yg menganga dan

panas meledak ledak. Perlahan diarahkan dan diterjangkannya kemaluannya ke lobangku. Kepala

kemaluannya yg licin perlahan lahan dan sedikit demi sedikit membuka jalan masuk untuk

keseluruhan panjang kemaluannya.

Sepertiga kemaluannya masuk, lalu ditariknya keluar, dimasukkan lagi, dikeluarkan lagi, lalu

setengah kepala kemaluannya mulai bisa masuk, kembali dgn sabar ia mengeluar masukkan separuh

dari kepala kemaluannya. Aqu tak tahan! Akhirnya aqu mendorongkan bokongku ke belakang waktu

dia memasukkan kepala kemaluannya ke lubangku.

“Schckreecck!” “Aahh!” Kami sama sama teriak waktu seluruh kepala kemaluannya dgn tiba tiba karena dorongan bokongku kebelakang melesak masuk. Bokongku terasa perih dan kemaluannya terasa berdenyut denyut. Ohh..” Pembantu lelakiku melenguh nikmat ketika ia menyadari kepala kemaluannya sudah masuk dilobangku yg panas dan penuh kenikmatan. Ia mulai menggerak gerakkan pantatnya lagi maju mundur. perlahan lahan sisa batang kemaluannya melesak masuk. Panas, perih, nikmat.. segala perasaan bercampur aduk di badan, kepala, dan lubang nikmatku.

Dan kemaluanku melesak kedalam tubuhku semakin dalam, semakin dalam, semakin dalam.. Ohh,

aqu melenguh, dan pembantu lelaki ku terengah engah dan mengaduh aduh kenikmatan. Aqu terasa

panas terbakar. dan segala rasa di pikiran dan badanku seolah olah terbawa dan tertarik keluar

masuk seiring dgn gerakan lembut keluar masuk kemaluan pembantu lelaki ku di lubang kemaluan

nikmatku.. Perlahan lahan pembantuku menggenjotkan kemaluannya keluar masuk lubang hangatku, semakin dalam, semakin dalam, sampai akhirnya aqu merasakan bulu kemaluan dan biji pelirnya menyentuh bongkahan bokongku. Aqu mendesah puas menyadari pembantu lelaki ku berhasil memasukkan seluruh kepanjangan kemaluannya ditubuhku. Dia mulai cepat mengeluar masukkan kemaluannya.

Dan aqu semakin basah. kemaluannya semakin hangat dan licin. Lama lama terdengarlah bercakan

bercakan nikmatnya senggama dari kemaluan kerasnya yg luar biasa nikmat dan lubang cinta ku yg

berbahagia. Maju mundur, keluar masuk, ditarik dan ditembakkannya kemaluannya ke lubangku lama dan nimat. pelan pelan, keras, pelan pelan lagi, cepat, dan ohh.. dia tak tahan dan menggulingkan tubuhku dan aqu ditindihnya kuat kuat. Kemaluannya tak lepas dari lubangku. terus menancap keluar masuk. tatkala ia berada diatasku, ia memompaqu keras keras. nikmat, ohh nikmat sekali tancapan

tancapan kemaluannya di lobang kemaluanku yg hangat dan nikmat.

Teruss, teruss..” aqu berteriak minta lebih oleh nikmat.

Dan pembantu lelaki ku menerjang nerjang semakin kuat, sampai akhirnya dia menggigit leherku dan

menggeram kuat kuat. Tembakan kemaluannya meledak ledak kearah bongkahan bokongku.

Kemaluannya didalam lobang nikmatku berpendar, enak sekali. Otomatis, entah bagaimana, lobang

nikmatku meremas remas kemaluannya. Dan aqu menggeram. Kemaluanku terasa mengencang dan

cairan meleleh darinya banyak sekali. Ohh, nikmatnya, nikmatnya!

Aqu tertidur dgn senyuman bahagia sejak itu. Dan pembantu lelakiku mmengajari lebih banyak hal

lagi, tentang bagaimana mengulum ngulum kemaluan lelaki dgn hebat agar si lelaki berteriak teriak

nikmat. Aqu berbakat, dgn cepat mulutku tak cuma merasakan hangat dan kerasnya kemaluan

pembantu lelakiku. Namun banyak lagi lelaki dari desa tempatku berasal. Semua puas. Semua

bahagia dgn pelayananku. Lubangku sekarang juga sudah semakin mahir. Dia masih kencang, hangat,

dan hebat, namun tak lagi merasakan sakit waktu kemaluan yg keras dan tajam pertama kali

mendesak masuk.

Semakin bertambahnya usia semakin jarang kesempatan yg aqu dapat, karena aqu malu menggoda

lelaki yg lebih muda, dan lelaki yg lebih tua kebanyakan sudah kawin, aqu lebih taqut lagi kalo

ketahuan istrinya, dan kedokku sebagai pemuas nafsu murahan terbongkar. Aqu masih sexy. Bokongku lembut dan nikmat. Bibirku penuh dan merekah. namun, kenapa aqu harus kesepian ya?

Ohh, seandainya waktu ini ada kamu, lelaki yg akan memuaskanku dgn keras dan nikmatnya kejantananmu, aqu akan bahagia. Mulut dan lidahku akan bahagia mengusap usap dan

menghisap hisap indahnya lekuk dan liku kemaluanmu. Dan lobangku? ohh.. dia akan merekah

seperti bunga menantikan kamu menghujam dan menggaruk garuk kedalamannya dgn kepala

kemaluanmu sampai kamu puas dan membasahi lubang cintaqu dgn cairan cintamu.

Ohh, seandainya, seandainya. Namun lihat aqu disini, bermimpi dan kesepian. Taqut satu waktu aqu

mati sendiri tanpa cinta. Aqu kesepian. Aqu sungguh kesepian. Tolonglah aqu …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s